Rabu, 30 Oktober 2013

Singapore, Part I

Ini kali ke dua saya ke Singapura, yang pertama sudah sekitar 5 tahun yang lalu rame-rame tour sama temen-temen kantor. Kali ini ke Singapur Cuma berdua aja sama Shasya. Pak Suami? Hee..dia sudah disana duluan, makanya kita nyusul, numpang hotel gratis.

Perjalanan kali ini adalah perjalanan terlama naik pesawat sama Shasya, iya sih emang cuman 2 jam. Tapi buat emak-emak yang punya anak yang sedikit gak mau diem ini, 2 jam adalah waktu yang lamaaaaaa..... Jadi dari rumah udah isi tas si kecil dengan majalah Disney Junior, buku mewarna, buku stiker serta mainan-mainan kecil kesukaannya. Tapi kekawatiran si emak ini terlalu berlebihan, lebay deh :) Karena si anak anteng nonton Hi5 di pesawat. Ternyata baru tau kalo video di penerbangan international Garuda Indonesia isinya Hi5 semua, baru tau saya.

Bikin itinerary gak? Bikin doong, tapi kan ini jalan-jalannya bawa anak kecil, tetap harus ngikut ritmenya dia, jadi hanya diprioritaskan tempat-tempat yang children friendly. Kemana aja? Gak banyak tempat yang dikunjungi sih, slain dulu udah pernah ke sini, waktunya juga mepet banget, Cuma 3 hari aja. Hanya ada beberapa tempat, Garden by The Bay, Merlion, sama ke Haji Lane. Ke mol gaaakk???? Hahahahaa iyaaa ke mol juga :p

Cerita kali ini gak detail banget, gpp yak? secara udah banyak banget blog yang ngebahas tempat-tempat yang bisa dikunjungi kalo ke Singapura lengkap beserta how to get there nya. Kalo mo ke sana jangan lupa ambil peta di Changi ya, gratis.

Garden by The Bay
Tadinya ga niat ke sini, pengennya ke SEA Aquarium. Tapi karna waktu ke Malaysia dulu udah ke Aquarium, Pak Suami blg ke sini aja. Ya hayuk laahh ya, nurut ajah…

Dari hotel naik MRT, turun di Bayfront. Jalannya lumayan sih, tapi karena ngelewatin taman-taman trus lewat pinggir danau yang pemandangannya keren bgt jagi lumayan lah. Kita lewat Dragonfly Lake, terus lewat bawahnya Super tree,pohon buatan yang guuede-guuedee itu lhoo.. Keren deh, tapi panas. Ya iyalah panas, kita ke sananya abis makan siang. Tapi pas masuk ke Flower Dome sama Cloud Forest tuh adeeemm bgt. Pertama kali masuk, hal yang terlintas di pikiran saya adalah, Wooww…ini bikinnya niat banget yak? Iya beneran niat banget lho. Kalo mo tau tentang Garden by The Bay lebih lanjut, sila cek di sini
Ini beberapa foto ketika di Garden by The Bay































Foto-foto ke merlion Sama Haji Lane nya di part 2 aja ya, segera menyusul :)

Read More

Kamis, 19 September 2013

akan selalu ada wanita HEBAT!!!

ini bukan tulisan baru, tapi salah satu tulisan di notes fb :)

Pernah mendengar "dibalik pria hebat,selalu ada wanita hebat" ?
Jadi bertanya-tanya, wanita HEBAT itu siapa ya?
Ayahku adalah pria yang hebat, dan pastinya ibuku juga wanita yang hebat. Mereka berdua adalah orang-orang hebat yang telah membesarkan, dan mendidik aku dan adikku sampai kami dewasa dan mandiri.
Suamiku pria yang hebat juga, tapi aku tidak bisa dengan Pe De nya bilang bahwa aku adalah wanita hebat juga kan?
Sebenarnya kriteria wanita hebat itu seperti apa ya? Menurutku, beberapa wanita ini bisa dikatakan sebagai wanita hebat:
FTM,- Full Time Mother-
Wanita ini dari bangun, sampai tidur yang diurusin pasti keluarga, suami, anak, masak, bersih-bersih rumah, belanja, nyuci, nyetrika, dan pastinya masih banyak lagi. Mungkin waktu 24 jam buat mereka itu tak akan cukup untuk pekerjaan mereka yang sebanyak itu. Salut!
WORKING MOM -it's me!
Kalo wanita yang ini gak kalah hebatnya lho sama wanita yang diatas. Meskipun di beberapa jejaring sosial yang aku ikutin, banyak yang iri ato bahkan menyepelekan si Mommy yang bekerja d luar rumah. Dibilang gak tau gimana capeknya ngurus anak lah, trus pernah baca juga kalo ibu-ibu yang bekerja itu enak, karena berangkat pagi pulang udah sore, anak udah rapi, rumah udah bersih, trus tinggal makan langsung istirahat. Malahan pernah juga aku baca, Mommy yang kerja dibanding-bandingin sama FTM, oh no..apaan pula ini. Padahal mereka-mereka yang menilai seperti itu pasti tidak tau alasan kenapa dia bekerja di luar rumah. Menurutku, gak usah lah ngebeda-bedain karna mau itu FTM atopun working mom kita adalah sama2 wanita yang hebat. Seperti halnya mata uang, semuanya punya dua sisi. Ada enaknya, ada juga gak enaknya. FTM mungkin capek karena seharian ngurus anak, dan ngurus rumah selagi suami kerja, tapi coba tanya kepada ibu-ibu yang bekerja (yah, coba tanyalah padaku!) pasti kalopun bisa memilih, aku dan ibu-ibu pekerja yang lain akan memilih untuk tinggal di rumah, karena setiap hari tidak akan merasa was-was meninggalkan anak dengan orang lain di rumah tanpa pengawasannya. Setiap hari tidak akan pernah dipanggil dan disuruh macam-macam oleh si Bos nya. Dan bahkan, ia akan selalu punya banyak energi untuk bermain dengan anak-anaknya tanpa kelelahan karena kerjaan kantor.
ART-asisten rumah tangga-
Berapa ibu-ibu, baik bekerja atopun nggak, mungkin punya ART. Keberadaan mereka membantu kita ketika kita tidak mampu mengurusi pekerjaan rumah tangga. Mereka gak kenal capek dan dengan kasih mau menjaga anak-anak kita ketika kita tidak di rumah untuk bekerja.
Wanita yang hebat lainnya siapa? mereka adalah adik-kakak, saudara, nenek, teman, dan mungkin seseorang yang tidak kita kenal, coz every woman is a WONDER WOMAN. Jadi akan selalu ada wanita hebat untuk pria yang hebat.^^
Read More

Senin, 29 April 2013

Hello Roseola

Haduh, sepertinya sudah lama ini gak nulis. Maklum, emak-emak rempong satu ini lagi bener-bener rempong to the max. Gimana gak rempong, sudah 2 minggu gak ada ART, whoossaahhh capeeekk.

Ini mau cerita tentang my little S, yang sudah 2 minggu ini saya titipin ke day care. Tiba-tiba hari kamis pagi demam, diukur pake termometer di ketiak suhunya 37 C. Panik dong, lha wong siangnya masih pecicilan gitu, malam sebelum tidur juga masih baisa aja, eh tiba-tiba paginya udah demam segitu. Berbekal buku Q&A dokter wati, home treatment dulu, berendam air hangat, banyak minum dan kompres air hangat. 

Setelah 24 jam, demam tambah tinggi, di angka 39 C, gak biasanya dia demam sampe setinggi ini, biasanya hanya di kisaran 36-37 C, di home treatment aja, udah normal lagi suhunya. Kali ini, selain panas tinggi, dia juga lemes, maunya tiduran aja, ga mau makan, sekalinya ada makanan masuk eh dimuntahin. Mikirnya dia kena GE, tapi jadi ragu karena muntah+PUP nya gak sering. 

Sore menjelang malam, suhunya jadi 39 C, kita bawa ke dokter langganannya langsung dikasih ibuprofen lewat anus. Ibu dokter nan baik hati ini cuma kasih paracetamol dan obat untuk anti muntah, paracetamol hanya boleh diberikan ketika demam diatas 37.5 C.

Hari ke 2, demam di kisaran 37 C aja, penurun panas diberikan ketika suhu memembus > 37.5 C. Sisanya tetap home treatment, dan obat tradisional andalan, yaitu bawang merah yang diparut + minyak kayu putih dioleskan ke seluruh badan.

Hari ke 3, demam mulai turun, dan timbul ruam di wajah, perut dan punggung, JREEENNGGGG okeee nampaknya my litlle S terkena Roseola. Sesuai keterangan di buku dr Wati, dan di mayo clinic ,  Roseola diawali dengan demam, ketika demam turun muncullah ruam merah, penyakit ini disebabkan oleh virus, so no need antibiotic. Hanya perlu penurun panas saja untuk demamnya.

Sebagai orang tua pasti panik kalau anaknya sakit, tapi berbekal pengetahuan yang cukup bisa mengurangi panik :) 

Thanks to dokter Nur, dokter yang RUM, pelit obat, dan selau bisa diajak berdialog sehingga kita sebagai orang tua/pasien bisa selalu belajar dari beliau.

Sekarang tinggal ruam saja, berdasarkan beberapa sumber di atas, ruam akan hilang dalam waktu 2 jam sampai 2 hari. Sudah pecicilan lagi seperti biasa, tapi masih di rumah. Setelah ruamnya hilang baru deh ke day care lagi. Selama di rumah saya dan papanya yang gantian jagain. Big thanks to Pak Suami :)

Read More

Sabtu, 16 Maret 2013

friends, i miss our movie time

Bisa dibilang saya adalah orang yang hobby nonton, hobby ini bermula ketika saya lulus kuliah dan mulai bekerja. Bekerja di salah satu kota besar, jauh dari keluarga, jadi anak kost, dan punya temen hobby nonton, maka jadilah jadwal nonton minimal seminggu sekali. Iya, itu minimal, kadang seminggu bisa 2-3 kali ke bioskop.

Biasanya sebelum berangkat ke bioskop kita sudah tau film apa yang akan ditonton, tetapi kadang juga cuman asal aja dateng ke bioskop, ga tau mo nonton apa. Sebelum beli tiket, biasanya manyun dulu di depan jejeran poster-poster yang sedang tanyang hari itu, baru diputuskan deh mau nonton film apa.
Kebiasaan dari salah satu temen saya ketika nonton, dia akan membagikan karcis nonton kita satu-persatu, yang setiap pulang ke kost pasti saya masukkan ke dalam satu kotak. Dari potongan-potongan tiket yang saya tidak sengaja kumpulkan itu belakangan saya tau, bahwa saya lebih sering nonton bersama teman-teman saya dari pada bersama pacar saya waktu itu, hehehehe... kalau nonton sama si mas, potongan tiketnya dua (ga disobek) kalo nonton sama temen-temen tiketnya cuma satu.

Sekarang, frekuensi nonton saya bisa dihitung, hitungannya bukan berapa kali seminggu, bukan berapa kali sebualn, tapi berapa kali SETAHUN, hahhahahaaa sadiiiiiisssss. Iya, sudah hampir dua tahun ini saya meninggalkan kebiasaaan nonton, teman-teman juga sudah tidak pernah mengajak saya nonton sepulang kerja lagi karena jawabannya pasti "gak"

Kalo tidak salah ingat, tahun 2012 kemarin hanya beberapa film saja yang saya tonton, Mission Impossible -Ghost Protocol-, 007, Hello Goodbye, Test Pack. Bukan tidak suka nonton lagi, tetapi saya lebih memilih untuk secepatnya sampai di rumah demi seorang gadis kecil yang selalu menunggu saya di rumah. Lebih selektif saja sekarang kalao mau nonton, karena alasan yang saya sudah sebutkan tadi, saya harus cepat pulang. Acara nonton pun sudah tidak dengan teman-teman, tetapi dengan Pak Suami, sekalian kencan, quality time berdua saja :)  Yeah, friends, i miss our movie time :(

Sedih? tidak juga, karena hidup itu kan banyak pilihan, hidup perlu prioritas, dan hidup juga perlu bersenang-senang. 

Kenapa tiba-tiba ingin menulis ini? karena saya sedang menunggu satu judul film (yang sudah saya baca novelnya) MADRE. Salah satu karya Dewi Lestari yang ketika membacanya saya jadi kepengen makan roti. :)



Read More

Rabu, 13 Maret 2013

Jalan-Jalan ke Malaysia

Awal bulan maret 2013, saya dan si kecil meyusul Pak Suami ke Malaysia. Kebetulan Pak suami tugas disana sudah hampir 3 minggu. Jadinya, weekend kita nyusul ke sana. Flight ke Kl siang itu terlambat sekitar 1 jam, kita pakai maskapai Lion Air jadi landingnya di KLCC, jika pakai Air Asia landingnya di LCCT. Dari bandara kita naik kereta KLIA express menuju KL Sentral. Perjalanan dari bandara ke KL Sentral hanya memakan waktu 28 menit saja. Dengan tiket RM35 untuk dewasa, dan RM15 untuk anak-anak diatas 2 tahun.

Saya akui, dibandingkan dengan Jakarta, transportasi umum di Kuala Lumpur jauh lebih bagus. Jalur kereta dan monorail tersedia dengan akses yang sangat mudah dan sangat murah dan yang penting bebas macet. Sesampainya di KL Sentral, Pak Suami membelikan saya kartu Touch n Go, kartu yang bisa dipakai untuk naik semua angkutan umum di KL, mulai dari kereta, monorail hingga bus.

Kami tinggal di Hotel Frenz di dekat stasiun Bandaraya. Hotelnya lumayan bersih, pelayanannya pun ramah, hanya saja menu sarapannya itu-itu saja. Untuk yang 5 hari tinggal di situ lumayan membosankan. Gak kebayang Pak suami yang hampir 3 minggu di sana, hihihi :)

Beberapa tempat yang dikunjungi selama di Malaysia:

GENTING
GENTING
Berbekal informasi dari internet, dan tulisan para blogger, serta Pak Suami yang hari itu libur, kami bertiga pergi ke Genting. Kami ke Genting dengan menggunakan bis GO Genting, tiket yang sudah dibeli seminggu sebelumnya di KL sentral adalah tiket terusan (Paket) seharga RM60 per orang. Paketnya adalah bis PP KL-Genting-KL, Skyway (kereta gantung) PP dan free masuk ke Outdoor theme park/free lunch (pilih salah satu).

Disarankan untuk berangkat pagi ke sana, karena kalau terlalu siang maka antrian untuk naik skyway akan sangat panjang. Perjalanan dari KL Sentral ke stasiun skyway ditempuh sekitar 1,5 jam. Yang paling menarik adalah ketika naik skyway, pemandangan pegunungan yang masih diselimuti kabut meskipun sudah jam 10 siang yang bisa dilihat dari kereta gantung sangat menarik, dan sedikit menengangkan buat saya :p Perjalanan skyway sekitar 15 menit, dari kejauhan sudah bisa dilihat hotel-hotel di sana yang masih diselimuti kabut. Cuaca lumayan dingin, sangat disarankan memakai pakaian yang cukup tebal agar tidak kedinginan.

Outdoor theme park Genting mirip dengan Dufan di Jakarta. Ada banyak mainan yang menantang adrenalin, tetapi karena saya dan Pak Suami sudah kapok sama Dufan, jadilah kita main di wahana yang aman-aman saja :p Jangan kawatir kelaparan, di sana banyak sekali cafe dan restoran.

Karena bis ke KL jam 4 sore, maka satu jam sebelumnya kami sudah siap2 menuju stasiun skyway, takutnya antri dan ketinggalan bus.

TWIN TOWER PETRONAS (wajib iniiihh)
TWIN TOWER

Yup, berasa gak ke KL kalo gak ke sini, hihihi.. Harus pose dengan latar belakang twin tower. Sayangnya kami gak naik ke menaranya. Akses ke ke sangat mudah, kita turun di KLCC, di situlah Twin Tower berada. Selain kantor Petronas, ada Suria Mall. Mall nya keren banget, foodcourt nya luas, dan mencari makanan halalpun tidak susah, karena beberapa tenant memasang logo halal. Dan satu lagi yang bikin nyaman jalan-jalan di mall ini, nursing room & baby's changing room nya luas, ada area bermainnya juga.

Setelah puas foto-foto, kami duduk-duduk di taman depan Petronas, tamannya luas dengan banyak tempat duduk dan ada sebuah kolam besar dengan air mancur seperti song of the sea di Sentosa Island Singapura. 

AQUARIA KLCC

AQUARIA
Aquaria ini semacam sea world ya. Tinggal berjalan kaki melewati tunnel dari Suria mall untuk ke sini. Dengan tiket RM50 (adult) kita bisa melihat koleksi ikan dan beberapa serangga dan ular. Karena si kecil masih belom 3 tahun, jadi masuknya masih gratis. Koleksi ikannya lumayan banyak, dan kita bisa melihat beberapa atraksi seperti feeding time yang jadwalnya bisa kita lihat di sini







CENTRAL MARKET - PASAR SENI

CENTRAL MARKET
Yaaayyy....waktunya belanja oleh-oleh. Di central market ini, toko-tokonya diatur sangat rapi, meskipun namanya "pasar" tapi tempatnya jauh sekali dari kesan jorok. Suasananya adem, tempat makannyanya enak, dan satu lagi hal penting buat para emak-emak rempong yang bepergian dengan balita, yak apalagi kalo bukan baby's changing room. Di sini tersedia ruangan ini, dan sangat bersih. Letaknya di dalam toilet perempuan. Dan sepertinya sangat rela ya meskipun harus membayar RM1, tapi kita dapat fasilitas toilet yang bersih.

Di samping central market juga terdapat Kasturi Walk, kios-kiosnya sih sama saja dengan yang di dalam gedung, hanya saja meskipun terletak di luar, tapi suasananya tetap adem, karena ada atap yang didesain dengan unik.

Sebenarnya masih ada beberapa tempat yang ingin dikunjungi selama di Malaysia, tetapi apalah daya, karena membawa si kecil, ritme jalan-jalannya harus mengikuti ritme si kecil. jadi sehari kadang hanya bisa ke satu tempat karena si kecil harus bobok siang dulu, atau masih mau berlama-lama bermain di satu tempat. So far, jalan-jalan ke Malaysia kali ini sangat menyenangkan, dan suatu hari semoga ada kesempatan untuk ke sana lagi :)

Menu yang menurut saya wajib dicoba di sini adalah teh tarik, saya beberapa kali mencoba teh tarik di beberapa tempat selama di sini, dan rasanya hampir sama, enaaakk. Gak lupa membeli Old Town White Coffee langsung di tempat asalnya.

Tidak lupa juga saya mampir ke Cocoa Boutique yang ada di sebelah MATIC (Malaysia Tourism Center) Cukup berjalan kaki dari petronas ke arah Jalan Ampang. Di sana ada aneka coklat, sebelum membeli kita boleh mencicipi aneka coklat sambil mendengarkan pelayan yang menjelaskan tentang coklat. Saya tertarik membeli coklat durian dan white coklat strawberry. Rasanya enaaakkk, duriannya berasa banget.


Perjalanan pulang ke Jakarta dengan Lion Air lagi, dan terlambat lagi, hahahahaaa jadi sudah biasa telat :p So, Malaysia, we'll be back, Amin :)





 
Read More

Sabtu, 09 Maret 2013

Home Made Playdough

Ketika berada di sebuah toko mainan anak-anak, saya tertarik ingin membelikan si kecil Playdough. Tetapi mengingat usianya masih belum genap 3 tahun, dan kadang-kadang masih suka memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya, jadi agak ngeri membelikan mainan yang satu ini. Jadi terpikir untuk membuatnya sendiri, dari bahan-bahan yang sekiranya aman kalau tertelan olehnya. 
Pencarian pun dimulai, dengan bantuan mbah google nyangkut deh di sini Resepnya simple, bikinnya pun gampang. Bahan-bahannya juga kebetulan ada di rumah.
Ternyata gampang dan gak makan waktu lama, sudah jadi deh playdough warna-warni buat Shasya.

Read More

Rabu, 13 Februari 2013

Mengurus Paspor Online Di Kantor Imigrasi Bekasi

Bersyukur sekali saat ini Imigrasi sudah menyediakan pengurusan paspor secara online, dimana sebelum datang ke kantor imigrasi setempat, kita bisa melakukan pra permohonan. Mengenai pembuatan paspor dan formulir onlinenya bisa kita lihat di sini  

Agar proses upload tidak memakan waktu yang terlalu lama, sebaiknya  kita fotocopy terlebih dahulu dokumen yang diperlukan. Untuk KTP saya fotocopy perbesar 200% dan untuk akta nikah, halaman 1-4 saya jadikan satu lembar A4. Paspor lama (jika perpanjang) juga fotocopy diperbesar.

lembar teratas: resi daftar online 
Dengan proses online, kita bisa menentukan hari apa akan datang ke Kanim (Kantor Imirasi) mana dan tanggal berapa kita akan datang ke sana. Setelah proses mengisi formulir elektronik selesai, kita akan mendapatkan resi yang kita print dan dibawa pada saat proses verivikasi data, foto serta wawancara. 






suasana Kanim III Bekasi
Saya mengurus perpanjangan paspor di Kanim III Bekasi, yang terletak di dalam komplek GOR Bekasi. Beberapa hari sebelumnya, saya sudah datang untuk membeli map dan mengambil formulir, karena meskipun sudah mengisi formulir elektronik, kita masih diharuskan untuk mengisi formulir dan surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai. Untuk pengirisan paspor anak, ada formulir tambahan yang juga ditandatangai (oleh ayah/ibu) di atas materai. 



Berikut proses saya perpanjang paspor dan membuat paspor untuk anak saya yang berumur 2.5 tahun:
  1. Persiapan sebelum berangkat ke Kanim, periksa semua dokumen yang diperlukan, bawa dokumen asli dan fotocopynya. Cek apakah semua formulir sudah diisi dengan benar, ditandatangani dan ditempel materai (untuk yang perlu materai)
  2. Jam 6.30 WIB saya sudah berada di halaman Kanim, Jam 7.00 sudah mulai banyak orang yang menunggu di halaman kantor. Pelayanan baru bisa dimulai  8.00 WIB karena kebetulan saya datang pada hari Senin, jadi para pegawai Kanim masih apel pagi terlebih dahulu.
  3. Untuk pendaftar online, bisa langsung ke LOKET 1 tanpa harus mengantri di meja customer service. Loket 1 adalah loket verifikasi dokumen. Dokumen fortokopi dan dokumen asli di cek di loket ini. setelah selesai, kita akan mendapatkan resi untuk pembayaran paspor.
  4. Disinilah bedanya, jika pakai jalur biasa (tidak online) setelah dari loket 1, kita disuruh kembali 3 hari lagi untuk melakukan proses pembayaran. Tetapi kalau kita mengurus secara online, bisa membayar sekaligus foto dan wawancara hari itu juga.
  5. Dari Loket 1, kita mengambil nomor antrian LOKET 2 (kasir) di customer service. Tarif pembuatan dan perpanjangan paspor sama,yaitu Rp. 255.000 per paspor.
  6. Setelah melakukan proses pembayaran, kita disuruh antri kembali menunggu untuk proses foto dan wawancara (LOKET 3)
  7. Setelah selesai foto dan wawancara, paspor bisa diambil 3 hari kemudian. Tidak ribet asalkan kita tahu prosedurnya.
Berikut beberapa tips untuk yang ingin mengurus paspor, khususnya di Kanim III Bekasi.
  • Sebaiknya beberapa hari sebelum menyerahkan berkas, kita sudah membeli map dan formulir, jadi ketika kita datang sudah bisa langsung ke Loket 1. Harga materai 6000 di Kanim III Bekasi Rp. 8000.
  • Selain memperpanjang paspor saya, saya juga membuat paspor untuk anak saya. Dokumen yang diperlukan cukup KK, KTP Ayah/Ibu (salah satu saja), Akta Lahir, dan Akta Nikah.
  • Proses antri di Kanim ini cukup lama, Loket1 dan Loket 2 memakan waktu sampai siang (sekitar jam 10.00WIB) setelah itu saya pulang untuk menjemput anak saya, dan baru dipanggil di Loket 3 untuk proses foto dan wawancara setelah jam makan siang.



Read More
Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.

© 2011 Me, My self and The Universe, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena